Sajak Musim Gugur
Oleh: As Suci

Sore itu di kota Tokyo
Musim gugur telah datang
Memisahkan daun dari rantingnya
Seraki tanah dengan angkuhnya

Bukankah ini daur pasti?
Lalu kenapa kau sesali?
Ingatlah, semua hal tinggalkan alasan
Tak satu pun akan tersiakan

Terpaku sunyi di labirin kota yang sama
Bersekutukan lambaian melodi nan bersahaja
Lihatlah bangku perpisahan itu
Melotot tajam menggumulkan rindu

Benar, tak ada sakura sore ini
Hanya gemeratak daun kering terinjak kaki
Kupejamkan mata menantang angin
Hingga membiaskan raut yang tak kuingin

Jarak antara harapan dan kecewaku
Menjungkalkan ke jurang nostalgia semu
Lantas, apakah kenangan itu mati?
Tidak.
Mereka terselip di lembaran usang
Yang teruruk di lambung hati

Jombang, 17 September 2019


#Day9
#KomunitasODOP
#ODOPBatch7
#OneDayOnePost
#GrupKairo
#SalamLiterasi

Postingan Serupa

Komentar Pembaca

Sulaeman Daud

Puisi yang bagus kak Mantap betul

Hana

Duh, my dreamland Jepang

Hana

Singgah juga di blog saya: aoikinawa.blogspot.com :)

Lia Anelia

Keren puisinya Kakak... 🥰

Lusi Dan

suka kata-kata di paragraf ke tiga

Kiletters

Puisinya bagus kak, salam dari kota "Sapporo"😁

Annur Mardiah

Masyaa Allah, suka sangat sama puisinya 💓 terima kasih atas tulisannya Kaaak, semangat terus nulisnya!

Renita Oktavia

Masya Allah, cakep puisinya 😍😍

Mahmudah

Bagus ka puisi atau sajaknya

Berikan Komentar

Kategori

Berlangganan

Popular Post

Sajak Musim Gugur

Dilihat 103 Kali

Sebongkah Memori

Dilihat 92 Kali

Syair Gelisahku

Dilihat 81 Kali

6 Manfaat Menulis Bagi Para Perindu Jodoh

Dilihat 74 Kali

Sajak Titik Awal

Dilihat 59 Kali