Sebongkah Memori

Oleh: As Suci

 

Rona ufuk tak begitu tampak

Tergelayuti payoda hitam bersaut

Menengadahkan jari serempak

Rapalkan doa penyambut

 

Hujan pun turun merayapi pori

Mengetuk-ngetuk sel penadah memori

Lalu terbentuklah fatamorgana

Yang meraja di ulu hati sana

 

Apakah ini ilusi?

Atau semacam konspirasi?

Hasil perundinganmu dengan alam

Tuk sentil laraku yang belum teredam

 

Lantas siapa yang patut disalahkan?

Hujan? Atau gadis dalam kubangan kenangan?

Tak ada maksud membelenggu diri

Hanya saja semesta belum merestui

 

Lagi, bercak petrichor menusuk penciumanku

Menjejalkan ambu kecamuk pilu

Hidupkan bongkahan memori

Nan abadi, di sini

 

Jombang, 14 September 2019

 

#Day6

#KomunitasODOP

#ODOPBatch7

#OneDayOnePost

#GrupKairo

#SalamLiterasi

 

Postingan Serupa

Komentar Pembaca

atiqoh

dalam sekali pemilihan katanya, bagus :)

Eko Endri Wiyoni

Mantap kak #semangat

khofiyaa rizki

khofiyaa rizki

kakak bisa nulis kaya gini itu karena sering baca puisi, sering nulis puisi atau ada kelas tertentu yang diikuti? masyaallah suka diksinya... aku masih retjceh banget kak nulis puisi mhn bimbingannya.

As Suci

Terima kasih semuanya 😊 @Khofiyaa kebetulan saya memang senang baca puisi. Dan kalau ada waktu, saya sering buat puisi. Saya masih amatiran kok, baru aktif nulis juga 6 bulan ini. Saya juga masih belajar, tapi beberapa kali saya ikut seminar online gitu di WA 😇

As Suci

Kalau mau sharing, bisa wapri saya ya 😊

Asma

Keren puisinya kak...diksinya bagus sekali 😍

Andri (akhybrewok)

Kereeeen Saya mah msh blm bisa sebagus gini

Naja

Selalu sukak sama puisi mba nyaaa😭😭😍. Ajarin kakak.

Mairoza HR

Pengen bisa nulis puisi kek gini juga 😭😭😭

Anne

Suka banget sama diksinya

Anne

Suka banget sama diksinya

Berikan Komentar

Kategori

Berlangganan

Popular Post

Sajak Musim Gugur

Dilihat 103 Kali

Sebongkah Memori

Dilihat 93 Kali

Syair Gelisahku

Dilihat 81 Kali

6 Manfaat Menulis Bagi Para Perindu Jodoh

Dilihat 74 Kali

Sajak Titik Awal

Dilihat 59 Kali